Piala Konfederasi

Fakta! Sejarah Lahirnya Piala Konfederasi

Pergelaran festival bola empat tahun sekali selain Piala Dunia, adalah Piala Konfederasi. Dan tahun 2017 ini, Piala Konfederasi telah selesai bergulir dengan Timnas Jerman keluar sebagai juara. Setelah The Panser sukses mengalahkan wakil Amerika, Cile di partai final dengan skor tipis, 0-1. Satu-satunya gol pada laga yang berlangsung di Stadion Krestovsky itu diciptakan oleh Lars Stindl di menit ke-20.

Piala Konfederasi
Piala Konfederasi adalah kejuaraan yang mempertemukan antara para juara di berbagai turnamen dunia

Timnas Jerman tidak hanya pulang dengan membawa trofi juara, namun mereka juga menyabet gelar FIFA Fair Play Award. Bahkan, di level individu, Julian Draxler yang berposisi sebagai gelandang serang juga sukses mengukuhkan namanya sebagai peraih Golden Ball. Dan juga Timo Werner yang menyabet gelar Golden Boot.

Sesuai namanya, Piala Konfederasi merupakan festival sepakbola yang mempertemukan para juara dari sejumlah konfederasi. Diantaranya, UEFA (Eropa), CONCACAF (Amerika Utara, Amerika Tengah dan Kepulauan Karibia), CONMEBOL (Amerika Selatan), AFC (Asia), OFC (Osenia) dan CAF (Afrika).

Konsep yang digagas di Piala Konfederasi ini sejatinya sangat prestisius. Bagaimana tidak, pasalnya kejuaraan ini mempertemukan para juara dari berbagai penjuru dunia yang akan saling bertarung di dalamnya. Akan tetapi, hal itu ternyata tidak membuat nama festival bola yang untuk pertama kalinya digelar pada tahun 1992 ini melebihi pergelaran Piala Dunia.

Selain kejuaraan ini bermaksud sebagai ajang pemanasan Piala Dunia, sejumlah timnas yang mengikuti ajang ini ternyata juga tidak membawa skuat terbaiknya. Seperti Timnas Jerman yang tidak menurunkan para pemain terbaiknya. Namun, justru The Panser berhasil keluar sebagai juara.

Tahun 2017 ini, Piala Konfederasi memasuki edisi ke-10 dan digelar di Rusia yang memang akan menjadi tuan rumah Piala Dunia 2018 mendatang. Sebanyak delapan tim berpartisipasi di turnamen empat tahunan ini. Diantaranya, Rusia, Portugal (UERO 2016), Cile (Copa Amerika 2015), Jerman (Piala Dunia 2014), Meksiko (Piala Emas CONCACAF 2015), Selandia Baru (Piala Oseania 2016), Kamerun (Piala Afrika 2017) dan Australia (Piala Asia 2015).

Piala Raja Fahd , Tonggak Awal Piala Konfederasi

Menilik sejarah, Piala Konfederasi pertama kali bergulir pada tahun 1992 lalu. Namun, inisiasi mengenai lahirnya turnamen sepakbola ini telah ada sejak tahun 1980 silam. Inspirasi utama terciptanya Piala Konfederasi ini adalah Kejuaraan Mundialito.

Piala Konfederasi
Piala Raja Fahd merupakan cikal bakal Piala Konfederasi

Hal itu dikarenakan Kejuaraan Mundialito mengusung konsep yang tidak berbeda jauh dengan kejuaraan empat tahunan ini. Yaitu, sama-sama mempertemukan para juara dalam satu ajang turnamen. Letak perbeadaannya adalah, dimana Mundialito mempertemukan enam juara Piala Dunia. Sementara Piala Konfederasi mempertemukan para juara dari berbagai ajang kompetisi level internasional semua benua di dunia.

Piala Raja Fahd yang berlangsung di Arab Saudi pada tahun 1992 silam, menjadi tonggak awal embrio kelahiran Piala Konfederasi. Adapun penggagas kejuaraan tersebut adalah Sultan bin Fahd Abdulaziz Al Saud, yang merupakan putra mahkota Arab Saudi. Sultan ingin mendedikasikan pergelaran turnamen tersebut untuk sang ayahanda. Sehingga diberi nama Piala Raja Fahd.

Ketika ajang tersebut memasuki edisi ke-3, FIFA secara resmi menjadi pengelola turnamen tersebut. Kemudian, ajang itu berganti nama menjadi Piala Konfederasi. Pada tahun 2001, FIFA memutuskan untuk menjadikan Piala Konfederasi ini sebagai ajang kesiapan tuan rumah Piala Dunia dan digelar empat tahun sekali.

Daftar Juara Piala Konfederasi 1992 Hingga 2017

Timnas Jerman
Timnas Jerman berhasil keluar sebagai juara Piala Konfederasi 2017
  • 1992 : Argentina
  • 1995 : Denmark
  • 1997 : Brasil
  • 1999 : Meksiko
  • 2001 : Perancis
  • 2003 : Perancis
  • 2005 : Brasil
  • 2009 : Brasil
  • 2013 : Brasil
  • 2017 : Jerman

Terdapat satu fakta dari Piala Konfederasi ini, yaitu dimana belum ada satu tim yang berhasil keluar sebagai juara Piala Dunia. Setelah sebelumnya sukses menyabet gelar juara Piala Konfederasi.