Tragis! Kecelakaan Paling Mengerikan Di Formula 1

Formula 1

Kematian Jules Bianchi yang telah berjuang untuk tetap hidup selama kurang lebih sembilan bulan. Pasca dirinya mengalami kecelakaan mengerikan di GP Jepang. Menegaskan bahwa Federasi Balap Internasional harus kembali meningkatkan standar keselamatan para pebalap. Tercatat, sebanyak lima insiden kecelakaan di ajang balap Formula 1 yang mengakibatkan kematian pembalapnya.

Formula 1
Kecelakaan paling tragis sepanjang sejarah Formula 1

Bahkan salah satu peristiwa kecelakaan yang paling diingat sepanjang sejarah F1 melibatkan Bruce McLaren yang merupakan pendiri tim balap McLaren. Bruce harus mengakhiri hidupnya di atas lintasan. Setelah dirinya menabrak pagar pembatas di Sirkuit Goodwood, Inggris pada tahun 1970 silam.

Untuk mengenang jasa Bruce, nama McLaren di abadikan sebagai nama tim balap Formula 1 yang hingga kini terus bertahan di ajang jet darat tersebut.

Sirkuit Imola menjadi saksi dua peristiwa kecelakaan yang mengerikan di ajang F1 pada musim 1994. Bahkan, dua kecelakaan itu terjadi secara beruntun. Akibatnya, dua pebalap harus menghempuskan nafas terakhirnya di sirkuit itu.

Adalah Roland Ratzenberger dan Ayrton Senna yang menjadi korban keganasan balap F1. Dua kejadian itu menjadi petandang tahun kelam bagi dunia balap jet darat pada kala itu.

Dan ini tiga kecelakaan paling mengerikan yang terjadi sepanjang sejarah Formula 1. Yang kedepannya tentu akan menjadi pekerjaan rumah bagi FIA selaku otoritas tertinggi dunia balap. Supaya lebih meningkatkan standar keselamatan para rider.

Tiga Peristiwa Paling Mengerikan F1

  • Bruce McLaren (1970)

Walaupun Bruce McLaren belum pernah sekalipun merasakan gelar juara dunia F1. Namun, pebalap berkebangsaan Selandia Baru ini merupakan seorang pebalap legendaris.

Bruce McLaren
Bruce McLaren, salah seorang pembalap yang harus mengakhiri hidupnya di atas lintasan

Selama karirnya sebagai pebalap, McLaren telah melakoni 100 ajang balap. Dari total itu, empat diantaranya berhasil keluar sebagai pemenang. Dan sebanyak 27 kali berhasil naik ke podium. Pencapaian terhebatnya terjadi pada musim 1960, dimana Dia menjadi runner up.

Pada tahun 1963, Ia mendirikan Bruce McLaren Motor Racing Ltd yang merupakan tim balap F1. Bahkan hingga kini tim tersebut masih bertahan.

Bruce harus mengakhiri masa hidupnya di dunia pada tahun 1970. Setelah Ia menabrak dinding pembatas di Sirkuit Goodwood, Inggris.

  • Ayrton Senna (1994)

Kematian Ayrton Senna menjadi salah satu peristiwa kecelakaan yang paling diingat di Grand Prix San Marina, yang dimana sesuai tradisi dilangsungkan di Sirkuit Imola.

Ayrton Senna
Ayrton Senna mengalami kecelakaan di atas lintasan F1 pada musim 1994

Senna mengalami kecelakaan maut pada tahun 1994. Kejadian itu berawal ketika Ia memimpin balapan di atas mobil Willliams Renault hingga awal lap ke-5.

Namun, mobil yang dikendarainya mengalami suatu masalah hingga membuat Senna keluar dari lintasan. Dimana ketika dirinya memasuki tikungan Tamburello. Alhasil, Senna menabrak tembok pembatas.

Sekitar kurun waktu hanya 10 detik setelah kecelakaan itu terjadi. Bendera merah pun dikibarkan dan balapan terpaksa harus dihentikan.

Kecelakaan Roland Ratzenberger Pada Musim 1994

Formula 1 musim 1994 menjadi tahun kelam bagi dunia balap jet darat. Pasalnya, tidak hanya Ayrton Senna yang mengalami kecelakaan berujung kematian. Tetapi Roland Ratzenberger juga mengalami hal serupa.

Roland Ratzenberger
Roland Ratzenberger mengalami crash pada saat kualifikasi GP San Marino

Ratzenberger menghembuskan nafas terakhirnya kala menjalani kualifikasi GP San Marino. Pada saat itu, mobil yang dikendarainya mengalami kerusakan dan sang pebalap berusaha untuk mengamankan posisinya.

Namun, sayap mobilnya harus robek karena tekanan angin yang disebabkan oleh kecepatan yang begitu tinggi. Sayap itu meluncur tepat dibawah bagian mobilnya dan kemudian menabrak dinding pembatas dengan kecepatan 313 km/jam.

Max Mosley selaku Presiden Fomula 1 pada saat itu menghadiri upacara pemakanan Ratzenberger.